Dimana Guru Ku...???

7:02 PM
MTsNWonosobo - Guru adalah pekerjaan yang sangat mulia. Salah satunya ditangan guru nasib suatu bangsa ditentukan juga bagaimana arah pandangan generasi muda kita.Sosok guru dulu adalah penuh dengan kewibawaan,kesederhanaan ,ketlatenan,kedisiplinan dan pekerja keras.Walaupun ada sebagaian orang yang menyatakan bahwa pembelajaran zaman dulu penuh dengan kekurangan,tapi kalau kita kaji secara mendalam terutama dari sisi guru telah terjadi perubahan yang sangat dahsyat.

Bagaiman dulu paramurid begitu antusisas menunggu kedatangan guru dan selalu dinanti-natikan mereka selalu menunggu wejangan guru baik berkaitan dengan pelajaran maupun nasehat-nasehatnya,mereka juga begitu taat,patuh dan selalu mentaati apa yang guru sampaikan.Pengartian  Guru dengan digugu dan ditiru memang masih tepat, dari mereka muncul generasi muda yang hebat yang siap menjadi pemimpin dinegri in dan siap bersaing dengan negara lain.

Dimana Guru Ku...???

Sekarang guru semakin kehilangan jati dirinya mungkin disebabkan dengan perkembangan dunia informasi dan tekhnologi yang nota benenya guru belum siap menghadapinya.Guru dipandang sebagai sebuah pekerjaan mereka tidak sadar kalau yang dihadapi adalah benda hidup berupa generasi bangsa yang selalu menanti wejangan guru untuk menghadapi tantangan kehidupan.

Banyak guru sekarang yang kurang paham terhadap tugasnya mereka kurang mampu dalam menggunakan internet dalam melaksanakan pembelajaran untuk kemajuan pendidikan,tapi mereka mahir dalam ber media sosial yang nota benenya tidak berpengaruh pada dunia pendidikan bahkan sangat merugikan.

Mereka asyik mengopersikan facebook,twitter,whats app,BBM,dan lain sebagainya sedangkan siswanya hanya dikasih tugas bahkan yang lebih parah siswa dibiarkan begitu saja dan kalau sedang ada masalah siswanya yang terkena amarah guru. Banyak hal negatif yang didapat kalau kita tidak bijak di dunia maya dari sisi guru akan tercipta kehidupan yang konsumtif,berpola pikir materialisme,hedonisme.

Hal itu sangat merusak nilai-nilai seorang guru.Mereka tidak sadar kalau hal itu juga merusak kepribadiannya dan mau dibawa kemana generasi kita kedepan.Pemerintah sudah memberikan penghargaan berupa kesejahteraan terhadap guru agar supaya guru benar-benra menjadi seorang profesional,tapi akan sangat rugi pemerintah kalau kesejahteraan hanya digunakan untuk hal yang negatif yang lebih kasihan nasib anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. (Achmad Zudin)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »