Cerpen Karya Siswa "Sahabat Baru"

5:23 PM
Nama lengkap : FITRIANA PUJI RAHAYU
Nama panggilan : FITRI
Tempat tanggal lahir : Wonosobo, 27 Desember 2000
Hobi : Menyanyi
Nama orang tua :
Ayah : Untung Raharjo
Ibu : Khusanah
Motto : Jadilah orang yang berhasil
Alamat : Gondang, Jogoyitnan, Wonosobo
  RT 002 RW 004
Pesan : Semoga Pak Preter menjadi guru yang berhasil
Kesan : Pelajaran bahasa Indonesia sangat memotivasi saya


Sahabat Baru

Di pagi hari ini aku merasa sendiri tiada yang menemani, mau di rumah ataupun di sekolahan, tapi semua itu berubah ketika aku menemukan sosok teman yang tiba-tiba datang menyapaku. Saat aku berada di depan kelas sambil melamun sendiri melihat disekeliling aku banyak teman yang sedang bermain tapi aku diam di tempat dan hanya menontonnya saja dengan sendiri.
Teman : “Hay” (sambil memegang pundak kanan)
Aku : “Hay juga” (menoleh ke belakang
Teman : “Sedang apa kamu di sini? Apakah kamu baik-baik saja? Adakah yang bisa saya bantu mungkin!
“Ya aku baik-baik saja. Namun aku merasa sedih di sini tiada teman curhat disisihku! Jawabku dengan sedih
“Kamu tidak usah sedih seperti itu aku ingin kok menjadi sahabat barumu jawabnya dengan semangat.
“Benarkah kamu mau bersahabat denganku” dengan senyum yang manis
“Iya, benar sekali.” Siapa nama kamu” jawabnya dengan ramah
“Nama aku Fitriana Puji Rahayu bisa dipanggil Fitri, Puji, Rahayu ataupun Ana juga bisa jawabku dengan semangat
“Nama yang indah” tersenyum
“Ooh iya nama kamu siapa? Jadi lupa. Jawabku agak sedikit bingung.
“Perkenalkan nama saya Siti Halmina bisa dipanggil Siti terserah kamu aja sambil menatap Fitri
“Nama kamu juga bagus sekali seperti orangnya yang sangat ramah dan baik hati senang mempunyai sahabat seperti kamu” jawabanku dengan tersenyum
“Terima kasih” tersenyum ramah
“ Iya sama-sama Halmi” ketawa. Sekarang aku sudah tidak merasa kesepian lagi karena ada kamu di sini held an mau menjadi sahabatku. Dulunya aku selalu sendiri di sini semuanya bermain dengan sendirinya tiada yang mengajakku aku sangat sedih dan aku gak mau kalau semua itu terjadi lagi kepadaku. Aku pun ingin berubah menjadi yang lebih baik lagi dari semua ini aku pun ingin mempunyai pikiran yang dewasa. Semua itu mungkin telah berlalu karna aku buang jauh-jauh masa laluku dan kembali ke masa depan yang lebih baik dari yang sebelumnya. Bangkit”
“Terhibur rasanya mendengar ceritamu yang mungkin sangat sedih bagiku dan dirimu” sedih juga dengan meneteskan air matanya.

“Iya itulah” tapi kamu jangan nangis aku yang terkena masalah kok kamu yang menangis” sudah cup cup” jawabku sambil mengelus-elus bagian kanan helmi tersenyum.
“Iya oke-oke fit ujar helmi dengan semangat
“Semoga kita menjadi sahabat yang seutuhnya dan bersama-sama memecahkan semua masalah jawab aku dengan lembut.
“Iya fit” dengan tersenyum. Aku gak nyangka sekarang aku mempunyai sahabat baru aku sangat senang sekali semoga aku dan helmi menjadi sahabat yang seutuhnya. Tidak hanya itu saja aku pulang sekarang selalu bersama halmi. Halmi menghiburku dikala aku sedang sedih dan halmi selalu membuat aku tersenyum disaat aku merasakan kebahagiaan itu ada yang sangat luar biasa, aku senang mempunyai sahabat seperti halmi aku merasa senang sekali jika ada banyak sahabat yang aku miliki itu rasanya lebih indah. Tapi itu aku akan menjalani masa ini dengan sabar dan aku harus mempunyai sifat rendah hati.
“Hay” menyapa dengan ramah
“Juga” jawabku dengan ramah juga
“Kamu sahabat barunya halmina? Sejak kapan kamu menjadi sahabatnya halmi” jawabnya sinis
“Ya aku memang sudah berteman dengan halmi sejak tadi pagi” emangnya kenapa? Jawabku agak sedikit membentak
“Yaaaa (berbelit-belit) gak kenapa-kenapa si cumin mau nanya saja” ketawa nyindir
“Gitu…cuek
“Iya aku harap kamu gak usah temenan deh sama halmi lagi” jawabnya sinis
“Emangnya kenapa” lo punya masalah sama halmi gituh dengerinnya aku tu baru aja temenan sama halmi jadi gak usah ngganggu hubungan persahabatan aku dengan halmi. Marah”
“Dia tidak yang seperti kamu bayangkan. Dia adalah teman yang baik di depan saja. Jawabnya sungut
“Ahhh (acuh tak acuh) aku gak pernah dan gak bakalan pernah percaya sama omongan kamu itu.
“Ya sudah jawabnya cuek dan pergi. Dia siapa ya kayaknya sengit banget sama hubungan persahabatan antara aku dan halmi padahal kan halmi adalah sosok orang yang rendah hati, sangat baik, dan selalu menyayangi kepada semua orang, menurutku.
“Fitri!!! Dengan mengageti fitri
“Hhaaha iya jawabku gagap kaget
“Kamu kenapa kok kaya gitu” tanyanya
“Yaaa kamu sudah bikin aku kaget saja jantungnya kaya mau copot tau (sebal)
“Yaa maaf aku kan Cuma bercanda (sambil memegang tangan kanan fitri dan menatapnya dengan tersenyum
“Iya halmi enggak papa kok lain kali kalau bercanda jangan gitu yah el” jawabnya penuh amarah
“Ok” jawabnya tersenyum “Tapi kayaknya kamu lagi mikirin sesuatu dehh fit” iya kan yak an jujur. Sebenarnya apa yang sedang kamu pikirkan? Ayolah cerita sama aku apa salahnya si fit. Kan kita sahabat. Melihat mata fitri
“Aku gak papa kok hel” cumin tadi ada yang nyemperin aku tapi aku gak kenal sama dia. Di atu kayaknya sengit banget sama persahabatan kita. Tapi entah kenapa hel aku bingung
“Siapa? Pasti itu erna yak an? Memang dia tu sangat sengit kalau aku mempunyai sahabat baru dan dia ingin rusakin sebal.

“Benarkah” terkejut
“Ooh ya udah, lain kali kalau ada apa-apa jangan sngkan-sungkan untuk cerita sama aku ya. Aku kan sahabat kamu” tersenyum
“Iya hel makasih ya bel pun berbunyi tanda masuk kelas
“Ya udah, ayo kita masuk kelas nanti ceritanya kita lanjutkan lagi ya fit (ujar halmi)
“Iya hel, ayo” dengan nada suara yang ceria
“Pada saat pembelajaran sudah berlangsung aku dan halmi bergurau menceritakan tadi di luar kelas membahas soal yang dibicarakan di dalam kelas. Kemudian pak guru memanggil aku dan halmi maju ke depan aku dan halmi dihukum pak guru untuk berdiri di depan sambil mengangkat kaki dan memegang telinganya masing-masing sampai pembelajaran selesai. Pembelajaranpun selesai kemudian anak-anak dipersilahkan untuk pulang, tetapi kami masih belum pulang aku dan halmi masih dihukum untuk membersihkan kelas sampai bersih, saat kami sedang bersih-bersih ada beberapa anak yang meledek kami tapi aku dan halmi tersenyum dan membiarkan saja apa yang orang lain katakan karena jika aku dan halmi ladeni masalahnya akan bertambah berat dan rumit. Setelah kami menyelesaikan semuanya aku dan halmi pun menutup pintu kelas dan berjalan untuk pulang
“Fit, kita mampir makan bakso dulu aja yuk fit (tanyanya)
“Ayo ayo hel tapi setelah makan kita langsung pulang kerumah yah el kan kita banyak tugas numpuk banyak sekali
“Iya-iya pasti. Apa kita ngerjain tugas bareng-bareng aja biar cepat selesai(tanyanya)
“Siap hel kita belajar bareng tapi mau di rumah siapa? Atau mau di tempat makan? An caffe. Rumah makan alur atu mau dimana hel terserah. Aku si terserah kamu aja hel aku ikut dehh
“Kalau di rumahmu saja fit bagaimana? Bolehkan. Tapi di sediain makanan yang banyak ya fit, ok
“Ya oke oke lah hel pastinya. Jawabku penuh senyum
“Ya udah fit pesen baksonya dulu dan minumnya gih aku udah laper banget (ujar halmi)
“Iya sabar halmi ini lagi pesen” heran
Kemudian kami duduk sambil menunggu pesanan makanannya datang. Setelah makanannya datang kami langsung makan dengan tergesa-gesa dan tersedak makanannya.
“ Hati-hati halmi makanannya, diminum dulu biar enggak sakit” jawabku sedikit kwatir
“Ya fitri tadi sangat lapar dan makannya pun tergesa-gesa apalagi tadi lupa berdoa dahulu! Jawab halmi sambil cekikikan menahan sakit.
“Makanya kalau makan tu berdoa dulu biar enggak tersedak. Jawabku
“Iya fitri, aku mau berdoa dulu sebelum makan tapi aku lupa karena perutku ini sudah keroncongan makasih ya fitri udah ngingetin aku untuk berdoa” jawab halmi sambil memegang perutnya
“Iya sama-sama hel, lain kali kalau makan jangan lupa berdoa ya biar enggak tersedak lagi.
Setelah selesai makan dan minum aku dan halmi pergi meninggalkan tempat makan baksonya dan langsung berjalan menuju rumah. Di tengah jalan kamipun bertemu dengan teman lama atau teman mas SD dulu dan menyapanya dan kami sangat senang sekali jika sahabat lama tidak pernah lupa kepada sahabat lamanya. Mereka berarti yang dinamakan sahabat sejati  dan kamipun berjalan dan menceritakan tentang dahulu mempunyaoi teman yang banyak. Apalagi temannya sangat baik, penyayang, dan tidak sombong.
“Fit aku teringat tadi pas bertemu teman sekolah kita dulu! Sambil berjalan
“Iya hel, dulu kita temannya banyak tapi semua itu hilang pas kelulusan dan ingin mencari sekolah yang jauh” jawabku.

“Huft. Kayaknya kita harus ngrencanain sesuatu fit” jawabnya dengan tergesa-gesa
“Merencanakan apa hel? Sesuatu apa? Aku gak tau maksud kamu itu apa? Jawabku dengan kaget
“Ya, kita mengadakan acara kumpul bersama teman SD dan mengabari semua tentang itu pasti mereka setuju” tersenyum
“Hha, benar kamu hel ide kamu lancer pinter juga ya. Berarti kita mengontek semuanya dan kita akan pergi kumpul bareng” jawabku dengan teriak
“Ya iyalah siapa dulu halmi, benar sekali akan pergi reoni” dengan senangya
“Ya oke oke hel, seneng deh bisa hanting bersama teman SD” sungutnya
“Iya fitri” senyum. Dan aku pun sudah sampai sudah mau sampai rumah dan halmi pun pulang
“Fitri!! Tanyanya
“Iya masuk aja hel” jawabku
“Ayo kita kerjai tugas yang banyak itu biar cepet selesainya, biar nanti malam aku enggak nglembur lagi kayak kemaren capek banget” jawabnya dengan semangat
“Iya ayo hel aku ngambil buku dan alat tulisnya dulu ya hel” jawabku tersenyum
“Ya oke fit jangan lama-lama ya…tanyanya
“Iya halmi” sambil membawa buku dan alat tulisnya ditangan kanan aku
“Lo kok cepet banget ngambilnya kirain kamu ngambilnya di warung atau di sekolahan” jawab halmi menghayal
“Ya iya lah cepet wong nagmbilnya di meja belajar tu” sambil menunjuk ke meja belajar
“He he, ya udah kita langsung kerjain aja biar kita bebas dari pekerjaan yang sulit ini huuh” jawabnya lemas
“Ayo kita mulai belajarnya” jawabku dengan semangat tinggi untuk belajar
Kami pun mulai mengerjakan tugas dengan serius dan kerja sama kelompok. Tugas kami telah selesai setelahnya kami duduk di kursi untuk melepaskan rasa lelah letihnya yang kami rasakan sekarang
“Kita rasanya habis lari keliling lapangan lo kali ya hel” jawabku dengan capek
“Buka lo kali lagi tapi 100 kali letihnya luar biasa aku sangat haus fit” sambil mengibas-ibas
“Ya udah! Kita buat minuman segar yuk hel
“Minuman segar apa? Es. Dengan semangat
“Minuman segar es kelapa muda. Yuk hel” ajak aku kepada halmi
“Kita harus ngambil di pohon dulu gitu fit! Seru halmi dengan suara agak tinggi.
“Ya tentu tidak. Di rumahku sudah ada yang menyediakan tinggal olah saja hel” jawabku dengan lembut
“Hha, aku kira kita metik dulu di pohon belakang rumahmu” tawa halmi sambil menepuk-nepuk bahu kananku
“Ya tidak lah hel emangnya kamu mau! Sungutnya
“Ya tidak lah, yuk fit kita cuss membuat. Dengan semangat
“Awas hel hati-hati dengan pisaunya”  kwatir
“Iya tenang saja aku hati-hati kok, santai aja” ucap halmi dengan nada agak sombong
“Iya” aku percaya lah sama kamu, jawabku
“Aww!!! Teriak halmi dengan keras
“Kenapa hel kamu terkena pisaunya, tanyaku dengan raut muka yang cemas
“Iya fit aku terkena pisau sakit sekali” sambil merintih kesakitan
“Kan aku udah bilang hati-hati makai pisaunya. Aku pun mengobati tangan halmi yang berlumuran darah, kemudian aku yang ngelanjutin pekerjaan halmi hingga selesai dan hasilnya jadi kami pun langsung meminumnya. Tak terasa hari sudah mulai sore halmi pun pamit pulang ke rumah
“fitri aku pulang dulu ya udah sore nih. Aku mau mandi dulu”
“Iya sana hati-hati ya hel di jalan semoga gak ada halangan di jalan”
“Ya oke-oke siap” dengan tersenyum.

“Ya siap lah hel. Kemudian aku pun mandi dan membersihkan terlebih dahulu buku-buku yang numpuk di meja. Dan aku pun bergegas menuju kamar mandi. Setelah mandi aku selesai aku hanya duduk-duduk sendiri dan merenungi hingga petang” aku pun langsung bergegas untuk ambil air wudhu dan sholat. Setelah sholat aku pun meneruskan membaca al quran hingga waktu isya datang dan aku melaksanakan sholat isya terlebih dahulu. Hari pun sudah malam aku beranjak ke tempat tidur.
“Fiti” tanya teman SD
“Iya” jawabku
“Lagi apa di sini”
“Lagi duduk nih”
“Kok sendirian aja teman-temanmu mana? Tanyanya
“Lagi pada ke kantin” jawabku
“Kok kamu enggak ikut ke kantin?
“Iya aku males banget hari ini!
“Ya udah yuk kita masuk kelas sambil bermain
“Ayo” dengan semangat. Bel masuk pun berbunyi dan pelajaran dimulai.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »