Apa saja Larangan Penggunaan Dana BOS - Info terbaru

10:09 PM
Kenapa penggunaan Dana BOS ada istilah dilarang.  Disini kami Admin akan menjabarkan larangan apa saja yang tidak boleh digunakan dalam sebuah Instansi Sekolah atau Madrasah. Langsung saja anda perhatikan beberapa Larangan Penggunaan Dana Bos. Ada 15 larangan penggunaan Dana BOS 2016 / 2017 perlu kita ketahui bersama serta dicermati oleh para pengelola dana BOS yang mungkin terabaikan sehingga disini kita untuk saling mengingatkan.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, BOS adalah Program Pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar dalam artian untuk mensukseskan wajib belajar 9 tahun dan sasaran dana bos adalah jenjang SD, SMP, SMA Dan SMK.
Adapun pada posting kali ini, ada 4 pembahasan yang akan kami admin postingkan yaitu:
  1. Apa itu Dana BOS?
  2. 13 Komponen Penggunaan Dana BOS, sesuai yang dilaporkan online oleh sekolah di web kemdikbud ( pelajari lebih lanjut tentang Cara lapor BOS kemdikbud 2016 / 2017
  3. 15 Larangan Penggunaan Dana BOS Tahun 2016 / 2017

Apa saja Larangan Penggunaan Dana BOS - Info terbaru

1. Apa Itu Dana BOS?

Apa saja Larangan Penggunaan Dana BOS - Info terbaru
Penjelasan singkat pengertian Dana BOS bisa anda lihat pada penampakkan gambar diatas
2. Ini 13 Komponen Penggunaan Dana BOS Sesuai Juknis


Apa saja Larangan Penggunaan Dana BOS - Info terbaru

  1. Pengembangan Perpustakaan 
  2. Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru
  3. Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa
  4. Kegiatan Ulangan dan Ujian
  5. Pembelian bahan-bahan habis pakai
  6. Langganan daya dan jasa
  7. Perawatan sekolah
  8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer
  9. Pengembangan profesi guru
  10. Membantu siswa miskin
  11. Pembiayaan pengelolaan BOS
  12. Pembelian perangkat komputer
  13. Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS.
3. Larangan Penggunaan Dana BOS 2016 / 2017


Apa saja Larangan Penggunaan Dana BOS - Info terbaru
Berikut rincian lengkap larangan penggunaan dana bos yang perlu diketahui pihak sekolah dan masyarakat, bisa terjaid pelanggaran anda bisa melaporkannya.
  1. Disimpan dalam jangka waktu yang lama dengan maskud dibungakan
  2. Dipinjamkan kepada pihak lain
  3. Membeli software atau perangkat lunak untuk pelaporan bos
  4. Membiayai Kegiatan bukan priorotas sekolah, misalnya studi banding, tur studi, karya wisata dan sejenisnya
  5. Membayar iuran yang diselenggarakan oleh UPTD, kecuali untuk menanggung biaya peserta didik-guru yang ikut serta dalam kegiatan
  6. Membiayai bonus dan transportasi rutin untuk guru
  7. Membeli pakaian /seragam/sepatu bagi guru dan peserta didik untuk kepentingan pribadi bukan inventaris sekolah
  8. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat
  9. Membangun gedung ruangan baru
  10. Membeli lembar kerja siswa (LKS) dan bahan dan peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran
  11. Menanamkan saham
  12. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar
  13. Membiayai kegiatan operasi penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi satuan pendidikan, misalnya membiayai upacara keagamaan , acara keagamaan dan iuran dalam rangka peringatan upacara hari besar nasional
  14. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/Perpajakan program BOS yang diselenggarakan diluar SKPD Provinsi/Kabupaten/kota dan kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  15. Membayar Honorarium kepada guru dan tenaga kependidikan atas tugas /kegiatan yang sudah merupakan tupoksi yang telah diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku termasuk pembayaran honorarium bagi panitia untuk kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi tupoksi satuan pendidikan/guru.
Demikian tentang Larangan Dalam Penggunaan Dana BOS 2016 / 2017 Yang Perlu diketahui bersama. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua khususnya para pembaca. Terimakasih.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »