Fadhilah Shalat Dhuha

6:03 AM
INDAHNYA SHALAT DHUHA
Oleh: Achmad Zudin, S.Ag

Madrasah Tsanawiyah Negeri Wonosobo sebagai lembaga pendidikan dasar yang berciri khas Islami maka perlu mempertimbangkan tujuan utama pendidikan dasar yaitu meletakkan dasar kepribadian, akhlakul karimah, kecerdasan dan pengetahuan serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut
Untuk mewujudkan tujuan, visi, misi MTs N Wonosobo dengan melakukan kegiatan belajar mengajar baik dalam kelas maupun dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan penambahan wawasan pengetahuan dilapangan terutama dari sisi nilai-nilai keagamaan. Bidang kesiswaan MTs N Wonosobo memiliki banyak kegiatan yang berkaitan dengan pembimbingan,pendampingan dan pembiasaan siswa. Sekilas akan kita bahas manfaat dan indahnya shalat dhuha yang merupakan salah satu segi pembiasaan yang dilaksanakan di MTs N Wonosobo.

http://mtsn-wonosobo.blogspot.com/

Shalat Dhuha, adalah sholat yang dikerjakan di awal siang, di saat matahari sudah terbit seukuran satu tombak. Anak onta kala itu mulai kepanasan oleh teriknya matahari. Kurangnya penjelasan tentang shalat dhuha, sampai sebagian kaum muslimin ragu mengerjakannya, bahkan ia meninggalkannya. Jadi, selama hidupnya, ia tak mengenal yang disebut dengan “Shalat Dhuha”. Yang ia kenal hanya “Shalat Lail” yang lebih dikenal dengan “Shalat Tahajjud”. Shalat Dhuha merupakan shalat yang amat diperhatikan oleh Rasulullah SAW. Tak heran bila beliau di suatu hari mengajari dan mewasiatkan sebagian sahabatnya agar memperhatikan shalat ini dalam kehidupan mereka.

Dari Abu Hurairah ra. Berkata: “Kekasihku (yakni, Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-) telah mewasiatiku tentang tiga perkara yang tak kutinggalkan sampai aku mati: Puasa tiga hari dalam setiap bulannya, Shalat Dhuha, dan tidur dalam keadaan (usai) berwitir”.[HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya dan Muslim dalam Shohih-nya] Wasiat dalam tiga perkara ini, bukan hanya didapatkan oleh Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhamad SAW. Bahkan di sana ada sahabat lain yang juga menerima wasiat mulia ini dari Nabi Muhamad SAW. Shalat Dhuha merupakan ibadah yang sudah masyhur di zaman kenabian. Para sahabat telah banyak mendengarkan perihal Shalat Dhuha dari Nabi Muhamad SAW. Hal ini tergambar dari peristiwa yang dikisahkan oleh sebagian sahabat.

Nabi Muhamad SAW pernah bersabda, “Bagi setiap persendian dari seorang di antara kalian terdapat sedekah. Jadi, setiap tasbihadalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan Laa ilaaha illah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan yang ma’ruf adalah sedekah, dan melarang kemungkaran adalah sedekah. Mencukupi hal itu, dua rakaat yang dilakukan pada waktu Dhuha”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya dan Abu Dawud dalam Sunan]
Di dalam hadist lain Nabi juga menerangkan bahwa pada diri manusia terdapat 360 persendian. Dan Setiap persendian itu membutuhkan sedekah berupa amal-amal sholih. Namun siapakah yang mampu mengumpulkan sejumlah amal shalih dalam setiap hari dengan jumlah tersebut. Di sinilah akan tampak bagi anda fadhilah besar bagi Shalat Dhuha. Ternyata ia mampu mencukupi dan menutupi sedekah bagi 360 persendian manusia.

Kebaikan yang ada pada Shalat Dhuha menyamai pahala umroh. Sebuah keutamaan yang amat besar dan berharga. Adakah di antara kita yang mampu melakukan umrah dalam setiap harinya? Namun keutamaan itu ternyata dapat dikejar dengan senantiasa melaksanakan Shalat Dhuha.
Keutamaannya banyak sekali, bahkan Allah memberikan penjagaan dan pemeliharaan dari segala keburukan dengan sebab Shalat Dhuha sebanyak empat rakaat. Diantara perkara yang menunjukkan adanya Shalat Dhuha, Nabi Muhamad SAW sendiri melaksanakan Shalat Dhuha pada hari penaklukan Kota Makkah sebanyak delapan (8) rakaat di rumah saudari Ali bin Abi Tholib, Ummu Hani'ra

Adapun fadhilah dari Shalat Dhuha diantaranya adalah:

  • Pertama, shalat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih kita kepada Allah Swt. atas nikmat sehat bugarnya setiap sendi dalam tubuh kita. 
  • Kedua, shalat Dhuha merupakan wahana pengharapan kita akan rahmat dan nikmat Allah Swt. sepanjang hari yang akan dilalui, entah berupa nikmat fisik maupun materi. 
  • Ketiga, shalat Dhuha sebagai pelindung untuk menangkal siksa api neraka di hari pembalasan (kiamat) nanti. 
  • Keempat, bagi orang yang merutinkan shalat Dhuha, niscaya Allah mengganjarnya dengan balasan surga. 
  • Kelima, pahala shalat Dhuha setara dengan pahala ibadah haji dan umrah. 
  • Keenam, tercukupinya kebutuhan hidup. Orang yang gemar melaksanakan shalat dhuha dengan ikhlas karena Allah akan tercukupi rezekinya. 
  • Ketujuh, memperoleh ghanimah (keuntungan) yang besar. 

Inilah keutamaan yang amat besar bagi mereka yang menghiasi pagi harinya dengan Shalat Dhuha dengan meraih serangkaian kebaikan, keutamaan dan pahala di balik Shalat Dhuha ini. Semoga dengan risalah ringkas ini, para pembaca sudah mengerti kedudukan Shalat Dhuha dan selalu mengingat,merindukan dan melaksanakannya dengan ikhlas. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »